Sutradara TATSUKI Hampir Setahun Tidak Bisa Pulang ke Rumah Akibat Beban Kerja

April 9, 2019 4:37 pm
Sutradara TATSUKI Hampir Setahun Tidak Bisa Pulang ke Rumah Akibat Beban Kerja

Sejak mendapatkan popularitas dari produksi musim pertama anime Kemono Friends, jadwal kerja sutradara TATSUKI menjadi sangat sibuk. Kemurikusa mendapat rating yang bagus dan bersama karya independennya yaitu Keifuku-san memiliki performa yang bagus di tangga penjualan Amazon.

TATSUKI adalah anggota dari grup animasi independen irodori – yang berisikan sutradara seni Kemono Friends, Yuko Shiromizu, dan sutradara animasi Kemono Friends, Yoshihisa Isa. Ketiganya terus bekerja bersama setelah Kemono Friends musim kedua dikerjakan staf baru. Sebagai gantinya, TATSUKI, Shiromizu, dan Isa memproduksi Kemurikusa di Yaoyorozu pada bulan Januari. Menurut TATSUKI, jadwalnya yang tanpa henti membuat dia belum sempat tidur di rumah selama beberapa waktu.

Dia menulis di Twitter pada hari Minggu bahwa dia khawatir tentang situasinya, karena dia membayar sewa tetapi belum pernah ke apartemennya setelah hampir satu tahun. Dia akhirnya tidur di futon untuk pertama kalinya dalam setengah tahun dan menulis bahwa akhirnya bisa tidur enak karena bisa tidur di kasur itu “menakutkan.”

Tweet TATSUKI memicu percakapan di seluruh industri anime. Sutradara Kemono Friends 2 Ryuichi Kimura menulis, “Melihat berita kematian para kreator muda mengingatkan saya pada kenalan saya yang telah meninggal.” Kimura me-retweet seorang seniman lepas yang menyebutkan kenaikan kematian karena gagal jantung akut di antara kreator muda. Tweet berbunyi, “Saya tidak tahu gaya hidup seperti apa yang mereka miliki, tetapi saya ingin sangat berhati-hati karena lingkungan stres yang tinggi dan kurang tidur cenderung menyebabkan gagal jantung akut.”

Kimura menulis bahwa orang tidak boleh menyombongkan diri karena tidak bisa pulang ke rumah karena bekerja, terlepas dari industri apa yang mereka jalani.

“Jika kamu harus bekerja terlalu keras sampai kamu menghancurkan tubuhmu, kamu tidak harus membuat anime,” kata Kimura. “Ada kalanya bekerja terlalu keras akan terjadi. Namun jika kamu merusak tubuhmu lagi dan lagi, kamu akan kehilangan segalanya.” Kimura menambahkan bahwa dia ingin mengikuti aturan ini sendiri untuk memastikan dia tidak memaksakannya pada orang lain.

Sutradara Seiji Mizushima berbagi pengalaman yang mirip dengan TATSUKI saat bekerja di Gundam 00. Mizushima berbagi bahwa ia sering berada di Sunrise sambil merencanakan seri dan jarang pulang.

“Selama kamu punya futon hangat, dimanapun kamu bekerja juga bisa menjadi tempat tidurmu,” tulis Mizushima. Tweet itu adalah bagian dari pesan perayaan untuk seri Gundam yang mencapai tahun ke-40.

Bamboo selaku vokalis milktub menulis bahwa ia baik-baik saja tanpa tidur dan hanya memikirkan pekerjaan 24 jam sehari ketika ia berusia 20-an, tetapi sekarang ia memastikan untuk tidur.

“Karya kalian akan diprotes terlepas dari apakah kalian tidur atau tidak. Lebih baik pergi tidur, mengalihkan kekuatan ke arah untuk meningkatkan kualitas produkdan menghasilkan lebih banyak uang, daripada mati,” tulisnya.

“Lebih baik dinyatakan bodoh dan hidup daripada dinyatakan mati dan bersama Tuhan,” tulis bamboo.

Industri kreatif Jepang dipenuhi cerita semacam ini. Masahiro Sakurai harus menggunakan infus agar bisa bekerja, wowaka meninggal pada usia muda akibat gagal jantung, tuntutan kerja Isao Takahata dikatakan berperan besar dalam meninggalnya salah satu staf Ghibli. Bahkan di ceri isekai sekalipun para “pahlawan” semakin banyak yang meninggal akibat perkerjaan mereka dibandingkan truk.

Sumber: ANN