Rekor Pecah! Melon Yuubari Berhasil Terjual dengan Harga 5 Juta Yen

May 24, 2019 4:17 pm
Rekor Pecah! Melon Yuubari Berhasil Terjual dengan Harga 5 Juta Yen

Melon Yuubari atau biasa disebut Yuubari King adalah salah satu jenis melon yang ditanam di rumah kaca di kota Yuubari, Prefektur Hokkaido. Melon ini adalah hibrida antara dua subspesies Cantaloupe: Earl’s Favourite dan BurpeeSpicyCantaloupe.  Melon yang kaya kadar gulanya ini populer karena sering dihargai sangat tinggi pada pelelangan langsung. Buah ini juga sering dijadikan hadiah saat perayaan Chuugen.

Pada pelelangan di kota Sapporo, Prefektur Hokkaido sebuah Melon Yuubari berhasil terjual dengan harga 5 juta yen (Rp 637.350.000,00). Harga ini memecahkan rekor harga penjualan Melon Yuubari yang dibukukan pada tahun lalu dengan harga 3,2 juta Yen.

Pelelangan yang berlangsung di Sapporo Central Wholesale Market ini dimulai pada pukul 7 pagi waktu setempat. Salah satu peserta mengangkat tangannya dan membuka lelang langsung di harga 5 juta Yen. Peserta lainnya langsung terkejut dan banyak yang mengatakan “Beneran?”, kemudian seluruh peserta berkumpul untuk memastikan harga yang ditawarkan benar-benar 5 juta Yen.

Peserta yang berhasil membawa pulang Melon Yuubari tersebut adalah seorang karyawan swasta dari perusahaan Pokka Sapporo Food & Beverage, yang menjual soda dengan rasa Melon Yuubari selama 10 tahun terakhir. Usut punya usut ini adalah lelang pertama yang dilakukan perusahaan tersebut.

“Ini adalah lelang pertama sejak era berganti menjadi Reiwa,” ujar Yoshihiro Iwata (57) yang ternyata adalah presiden dari perusahaan tersebut. “Kami juga ingin memberi apresiasi untuk para petani dari Melon Yuubari ini.”

Melon ini akan dipamerkan di lantai dua lobby di Bandara Chitose selama empat hari dari 26 Mei nanti. Setelah itu, perusahaan akan menganalisa aroma dan warna dari melon tersebut untuk pengembangan produk. Walikota Yuubari, Tsukasa Atsuya yang hadir dalam pelelangan mengatakan, “Kami menerima harga yang terbaik dan evaluasi tertinggi untuk petani Yuubari. Kami ingin melindungi melon ini sebagai aset untuk merevitalisasi kota.”

Header: Banner

Sumber: Asahi