Gerebek Tempat Maksiat, Kepolisian Prefektur Nagasaki Amankan 200 Kg Filet Ikan Beku

August 22, 2019 8:41 pm
Gerebek Tempat Maksiat, Kepolisian Prefektur Nagasaki Amankan 200 Kg Filet Ikan Beku

“Muryo annaijo/Annai muryo Sho”, atau biasa disebut “free guidance booths” adalah tempat dewasa dengan bilik yang biasa ditutupi oleh tirai atau kaca dan banyak ditemukan di sekitar kawasan atau distrik lampu merah. Pihak berwajib sering sekali melakukan razia di tempat-tempat ini, seperti yang dilakukan Kepolisian Prefektur Nagasaki.

Tujuan mereka adalah untuk menginvestigasi keberadaan bos Yakuza bernama Akihiro Sakaue. Setelah proses penggerebekan, para detektif dan polisi menemukan banyak merchandise ilegal di dalamnya. Total berat barang yang disita mencapai 200 kilogram.

Salah satu muryo annaijo di area dewasa

Setelah diperiksa lebih lanjut, barang bukti yang disita bukan narkoba seperti kokain, heroin, ataupun barang curian lainnya. Barang yang diamankan tersebut ternyata adalah 200 kilogram filet ikan beku. Tapi ikan-ikan ini bukan untuk dijadikan media dalam kegiatan seksual ataupun fotografi seperti model gravure. Bagaimana bisa?

Rupanya Akihiro Sakaue sudah menjadi incaran polisi dikarenakan melanggar undang-undang perikanan. Ia didakwa menjalankan pernangkapan ikan secara ilegal, terlibat penangkapan ikan skala komersial tanpa izin, dan menjual hasil tangkapan tersebut ke restoran-restoran.  Sakaue ditangkap pada 14 Agustus lalu, dan para penyelidik  memiliki dugaan bahwa pelaku menyembunyikan hasil tangkapan ilegalnya di dalam muryo annaijo. Anak buahnya juga tengah dalam interogasi dan kasusnya dalam pengembangan terkait dengan adanya kecurigaan terhadap distrik lampu merah di daerah tersebut.

Sumber: Soranews, Asahi