[Flashback Friday] Kamisama no Memochou

September 27, 2019 3:30 pm
[Flashback Friday] Kamisama no Memochou

Selamat hari Jum’at dan kembali lagi dalam rubrik Flashback Friday. Berbeda dengan edisi sebelumnya tentang romantisme berdarah-darah, kali ini saya akan membahas tentang serial detektif yang beranggotakan para NEET (walau tidak seluruhnya), Kamisama no Memochou.

Adaptasi anime dari light novel karya Sugii Hikaru dan Mel Kishida ini tayang pada musim panas 2011. J.C. Staff menjadi studio animasinya dan disutradarai oleh Katsushi Sakurabi (Flying Witch, Lostorage Incited WIXOSS). Episode pertama anime ini tayang dalam durasi 48 menit.

Sebelum anime ini tayang, ada isu bahwa skenario episode pertama yang ditulis oleh Sugii Hikaru sendiri ditolak oleh staf utama proyek anime-nya. Isu ini ternyata dibenarkan oleh Sugii. Menurut kata penutup di novel volume ke-8nya, ada beberapa bagian yang diterima yaitu pada bagian pengenalan dan garis besar kasarnya saja. Skrip penutup dari anime-nya sendiri sangat berbeda dengan idenya. Kouhei Kawase, produser seri ini sebelumnya mengumumkan telah bekerja sama dengan Sugii dalam penyusunan komposisi serinya. Merasa mubazir jika tidak dipublikasi, skenario episode pertamanya ia taruh di volume ke-8 novelnya.

Sinopsis

Fujishima Narumi adalah seorang siswa SMA biasa, yang terkucilkan di kelasnya. Teman sekelasnya, Shinozaki Ayaka, mengundangnya ke klub berkebun dan mengenalkannya dengan detektif hikikomori, Alice. Alice mempekerjakan Narumi sebagai asistennya untuk memecahkan kasus misterius yang melibatkan narkotika ilegal “Angel Fix”. Akan tetapi narkotika tersebut menjebak Ayaka akan bahaya.

Karakter

Alice alias Yuuko Shionji (Seiyuu: Yui Ogura)

Gadis misterius yang tinggal di lantai 3 dari kios Ramen Hanamaru. Ia adalah pemimpin dari NEET Detective Team. Tak ada yang tahu berapa umur Alice sebenarnya, dan banyak yang menganggap ia masih berusia 14/15 tahun bahkan ada yang menyebutnya masih 12 tahun. Otak dari seluruh investigasi dan menjadi pengumpul data menggunakan komputer dan laptopnya. Namun, kesadaran akan dirinya sendiri masih sangat rendah. Alice punya perasaan suka terhadap Narumi, namun masih malu-malu mengungkapkannya.

Narumi Fujishima (Seiyuu: Yoshitsugu Matsuoka)

Protagonis utama dari seri ini, yang juga seorang siswa SMA yang hidup bersama kakak perempuannya. Ayahnya bekerja di luar daerah, dan ibunya sudah meninggal sejak lama. Introvert, akan tetapi ia sangat menjaga tali persaudaran dengan rekan dan teman terdekatnya. Hal ini juga yang menyebabkan dirinya sering dilanda marabahaya. Narumi juga memiliki kemampuan tersembunyi sebagai seorang artist, pemain mahjong, dan ahli IT. Ia sendiri punya perasaan spesial terhadap Ayaka.

Ayaka Shinozaki (Seiyuu: Ai Kayano)

Siswi satu kelas dengan Narumi. Ayaka adalah seorang perempuan periang dan sangat peduli terhadap orang lain. Ia sering kali menyendiri di atap sekolah, walaupun temannya di sekolah cukup banyak. Setelah memberi tahu Narumi bahwa dirinya bekerja paruh waktu di kios Ramen Hanamaru, ia juga mengenalkannya kepada Alice. Ia juga sangat menyayangi kakaknya, Toshi walaupun kebaikannya tidak terbalas. Ayaka menjadi satu-satunya anggota klub berkebun di sekolahnya.

Yondaime alias Souichirou Hinamura (Seiyuu: Daisuke Ono)

Yondaime, adalah pemimpin dari geng yang bermarkas di Shibuya, Grup Hirasaka. Souichiro berafiliasi dengan NEET Detective TEAM dan sering sekali membantu Alice untuk memecahkan kasus. Afiliasi ini membuat Narumi dan dirinya menjadi “saudara sumpah” layaknya sahabat. Laki-laki berambut silver ini juga memiliki masa lalu yang lucu, dan sering ditertawakan oleh Ayaka dan Narumi.

Hiroaki Kuwahara (Seiyuu: Takahiro Sakurai)

Spesialis pengepul informasi, ia juga adalah seorang gigolo. Sambil bermain dengan klien wanitanya, ia mengumpulkan berbagai informasi yang dapat ia setor ke Alice. Dikaruniai wajah layaknya laki-laki ikemen, Hiro juga lihai dalam berbicara dan sering kali menggunakan lebih dari dua handphone untuk menjalankan pekerjaannya. Hiro juga satu-satunya anggota NEET Detective Team yang memiliki lisensi mengemudi, sehingga ia sering kali menjadi supir sekaligus bodyguard untuk Alice.

Min-san / Master alias Ming Li Huang (Seiyuu: Hitomi Nabatame)

Pemilik kios Ramen Hamanaru dan juga sebagai pembina NEET Detective Club. Min-san memiliki darah Tiongkok dari orang tuanya, akan tetapi ia adalah warga negara Jepang asli sehingga sering disebut sebagai Zainichi. Tubuhnya tinggi dan memiliki rambut bergaya ponytail samping. Layaknya perempuan dewasa, ia dikaruniai tubuh yang proporsional dengan dada yang besar dan sering kali terlihat memakai sarashi dibalik tank top dan celemeknya. Berperangai tomboy, dan keras, ia sebenarnya ingin membuka toko es krim namun setelah ayahnya kabur entah kemana ia melanjutkan bisnis keluarganya. Yang terpenting adalah, Min-san adalah heroine favorit saya hehehe.

Hitoshi Mukai (Seiyuu: Kouki Miyata)

Seorang mahasiswa yang kadang dikira anak SD karena badannya sangat pendek. Ia sering kesal jika ada yang memanggilnya seperti anak-anak. Ia juga adalah otaku militer dan sering menggunakan peralatan seperti senjata airsoft, granat, bom asap bahkan menggunakan flashbang. Sering dijumpai menggunakan seragam dan helm militer, ia juga menjadi ahli komunikasi saat anggota turun lapangan.

Tetsuo Ichinomiya (Seiyuu: Masaya Matsukaze)

Salah satu anggota dari NEET Detective TEAM. Ia adalah mantan petinju yang kecanduan bermain judi. Tetsuo sering ditemukan bermain judi dadu, pachinko dan menonton balap kuda. Ia juga memiliki banyak hutang, apalagi di kios Ramen Hanamaru. Entah bagaimana, ia juga seorang informan untuk polisi sekaligus memiliki koneksi khusus dengan mereka. Profilnya masih misterius.

Renji Hirasaka (Seiyuu: Kenichi Suzumura)

Mantan rekan dari Souichiro dan orang yang mencetuskan nama Grup Hirasaka. Renji juga adalah kreator desain logo Grup Hirasaka. Souchirou dan Renji punya ketertarikan kepada perempuan yang sama, sampai perempuan pujaan mereka ini dibacok oleh Grup Hinamura. Pasca kejadian tersebut Renji dan Souichirou saling cekcok dan menjauh, hingga lima tahun kemudian ia muncul di Tokyo kembali.

Impresi saya dari adaptasi anime-nya sedikit mengecewakan, walau tidak sepenuhnya mengecewakan. Satu sisi yang paling saya tunggu-tunggu saat menontonnya adalah pengembangan karakter pendukung yang lebih dalam, Namun nyatanya, saya tidak tahu bagaimana grup ini dibentuk, mengapa Alice tinggal di tempat tersebut, mengapa Tetsuo menjadi anggota, dan masih banyak pertanyaan lainnya. Ada beberapa plot yang bisa dikembangkan lebih jauh, namun tampaknya tuntutan jumlah episode membuatnya sedikit kabur atau diberhentikan di poin tersebut. Namun bisa saja hal ini terjadi dikarenakan masalah terkait skenario yang saya tulis di paragraf ketiga.

Akan tetapi, saya masih cukup nyaman menontonnya meskipun tidak memenuhi harapan. Untuk seri yang dirasa akan mendapatkan animasi standar, namun mereka menjawab hal ini dengan lebih baik dengan kualitasnya. Mungkin beberapa penonton akan sedikit bias karena jadwal tayang anime ini berdekatan dengan Gosick. Seri detektif lainnya yang cukup memuaskan banyak penontonnya.

Namun bagaimana impresi kalian terhadap adaptasi anime-nya? Apakah memuaskan atau tidak? Berikan komentar kalian di kolom dibawah ya!