[Flashback Friday] Shelter

October 18, 2019 4:24 pm
[Flashback Friday] Shelter

Rubrik Flashback Friday kembali hadir menemani sekaligus menyambut akhir pekan kalian. Dalam edisi kali ini, agak sedikit berbeda karena saya bukan membahas sebuah seri, namun sebuah music video berdurasi kurang lebih 6 menit.

Shelter

Flashback edisi ini juga ga terlalu jauh, 18 Oktober 2016 atau tepat 3 tahun silam, Shelter The Animation sebuah proyek animasi gabungan antara Crunchyroll, A-1 Pictures beserta musisi Porter Robinson & Madeon dirilis melalui situs Youtube. Video tersebut hingga saat ini telah ditonton lebih dari 47 juta kali. Bagi kalian yang lupa, bisa menontonnya sekali lagi.

Asal Usul

Shelter sendiri sebenarnya merupakan sebuah lagu kolaborasi dari dua produser serta DJ yaitu Porter Robinson dan Madeon. Kolaborasi ini mencerminkan persahabatan mereka yang sudah sejak usia remaja bertemu di sebuah forum internet. Awalnya, lagu ini dirilis pada 11 Agustus 2016 di channel Youtube dari Madeon, hingga pada 14 Oktober akun twitter Porter Robinson mengumumkan bahwa ia telah menghabiskan waktu sepanjang tahun dengan A-1 Pictures untuk MV dari Shelter.

Progress

Perjuangan Porter Robinson demi proyeknya patut diacungi jempol, dimana ia harus mondar mandir terbang ke Jepang hanya untuk menyelesaikan animasi Shelter ini. Dia juga sempat mengalami nervous breakdown ketika menyerahkan script nya ke studio A-1 Pictures. Hasilnya berbuah manis, bahkan Porter malah diberi pertanyaan konyol seperti “apakah pemeran utamanya kidal, atau bukan?”.

Kemudian, proyek ini langsung disutradarai oleh Toshifumi Akai, tak lupa Kouno Megumi yang berperan sebagai desainer karakternya. Sementara itu script untuk Shelter ditulis langsung oleh Porter Robinson. Ia sendiri terinspirasi oleh salah satu anime karya Mamoru Hoshida yaitu Ookami Kodomo Ame to Yuki.

“It’s a long way forward…”

Cerita yang disampaikan oleh Porter Robinson melalui Shelter ini sederhana dan mampu membuat beberapa orang tersentuh hingga akhirnya banjir air mata.

Shelter, berkisah tentang seorang gadis bernama Rin yang hidup disebuah dunia simulasi futurisitik, dimana hanya ada Rin seorang diri. Setiap hari Rin terbangun dari tidurnya lalu ia menggunakan sebuah tablet untuk menciptakan dunia baru, benda, atau sesuatu yang indah untuk dirinya sendiri. Hingga suatu saat, ada suatu keadaan yang membawanya kembali ke dunia asalnya untuk mengetahui apa yang terjadi di balik kesendiriannya.

6 menit merupakan waktu yang singkat dan Porter Robinson mampu memanfaatkan waktu itu untuk menyampaikan kisah yang menyentuh ini. 40 detik awal kita diberi intro dengan Rin yang memulai monolognya, mencoba mendeskripsikan keadaannya saat itu. Kredit khusus untuk Sachika Misawa, dimana ia mengisi suara Rin disini.

Setelah itu, masuk ke lagu dan kalian akan ditontonkan animasi yang berkualitas dari A-1 Pictures. Entah itu dari background, colouring, ataupun desain karakternya, ini terlihat seperti bukan A-1 Pictures ketika dulu saya pertama kali menontonnya.

Memasuki pertengahan video Shelter, kalian akan dibawa kembali ke masa lalu Rin, bersama Rin dengan bentuk hologram. Klimaks yang sebenernya bisa diperkirakan, ditebak, tapi tetep aja bikin kaget.

Pada akhir video kembali, monolog Rin akan membuat kalian terdiam. Ucapan terima kasih serta sepucuk surat dari ayah nya setelah 2539 hari, yang menutup 6 menit Shelter. Isi suratnya juga cukup buat kalian tersentuh, isi aslinya merupakan bahasa Jepang, dan kemudian saya menemukan versi terjemahannya tak lama di Reddit, berikut adalah isi surat ayah Rin kepada Rin yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris.

 

To Rin

From : Dad

There was just so little time left after you were born.
I don’t know how much love I managed to pour into raising you after your mother died…
But your smile kept me going. (^_^)

I would like to have come with you, but I couldn’t.
I wanted you to forget everything and move on…
I knew you’d be alright.
But you’ll get lonely, and remember.

I know you’ll grow strong, and read this letter some day.
I really wish we could have spent more time together.
I’m sorry.
You were so young back then, too young to understand what they meant.
So let me repeat…
My final words to you.

Kesuksesan Shelter ini juga membuat banyak sekali seniman diluar sana yang membuat fanart tentang Rin, dan hasilnya seperti yang kalian lihat di post ini. Tak lupa juga banyak cover yang juga tak kalah keren, salah satunya seperti cover Shelter versi piano dibawah ini.

Sekian Flashback Friday edisi Shelter kali ini, sampai jumpa pada edisi Flashback Friday lainnya.

Gambar: 1,2,3,4,5