Media Jepang Gunakan Referensi Evangelion dalam Kasus Pelecehan, Studio Khara Berang

December 6, 2019 8:24 am
Media Jepang Gunakan Referensi Evangelion dalam Kasus Pelecehan, Studio Khara Berang

Pasca penangkapan presiden GAINAX INTERNATIONAL yang juga bagian dari direksi Gainax, Tomohiro Maki, Studio Khara merilis pernyataan terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan Maki. Pernyataan ini terkait isu  mengenai Maki yang memiliki kaitan dengan Studio Khara dalam proyek pengerjaan franchise Evangelion yang dilakukan sejumlah media di Jepang.

Dalam pernyataan tersebut, perwakilan Studio Khara menuliskan:

“Tidak ada kebenaran bahwa Maki terlibat dalam pengerjaan Neon Genesis Evangelion dan proyek franchise Evangelion, dan perusahaan kami tidak memiliki hubungan dengannya. Perlu ditambahkan bahwa perwakilan direksi perusahaan, Hideaki Kanno, sutradara orisinal dari serial “Evangelion”, dan direksi dari perusahaan, Kazuya Tsurumaki yang berperan sebagai deputi sutradara dari serial ini, semuanya telah dinformasikan dan terlibat dengan tersangka. Tak ada lagi lebih jauh, Hideaki Anno dan Kazuya Tsurumaki saat ini tidak memiliki hubungan bisnis dengan GAIANX Co. Ltd. dan korporasi dengan judul yang memiliki kemiripan dalam pembuatan produksi animasi. Saat ini kami tidak memiliki hak cipta dari serial “Evangelion” termasuk “Neon Genesis Evangelion”.

Studio juga menyatakan bahwa pengerjaan dan penayangan “Shin Evangelion Gekijouban” tidak akan mengalami penundaan dan sudah dijadwalkan tayang pada Juni 2020.

Pada akhir tahun 2016, Studio Khara merilis pernyataan terkait permintaan pengembalian dana pinjaman oleh pihak Gainax Co. Ltd. dan sampai sekarang pengembalian dananya masih terbentur masalah. Pengadilan pada pertengahan tahun 2017 memutuskan bahwa Gainax harus membayar Studio Khara sebesar 100 juta yen.

Studio ini juga menyanyangkan sejumlah media yang menggunakan referensi Evangelion sebagai judul berita mereka. Hal ini dikarenakan sang tersangka sendiri tidak ada kaitannya dengan perusahaan mereka, dan studio ini mengancam banyak media yang menggunakan referensi serial klasik ini menuju meja hijau jika memberitakan hal yang dianggap tidak benar. Pihak studio juga memberikan simpati terhadap korban pelecehan dan mendoakan semoga ia dapat kembali bekerja secara normal kembali.

Maki diketahui bergabung ke GAINAX pada tahun 2015. Ia kemudian membuka studio foto untuk cosplay di Akihabara pada tahun 2016. Di tahun yang sama, GAINAX INTERNATIONAL didirikan sebagai departemen produksi talenta pengisi suara dan posisi presiden perusahaan ini diduduki oleh Maki. GAINAX INTERNATIONAL merupakan perusahaan sub-divisi dari induk studio GAINAX.

Sumber: Studio Khara Statement, ANN