[Waifu Wednesday] Ranko Hata

January 15, 2020 6:32 pm
[Waifu Wednesday] Ranko Hata

Selamat hari Rabu dan selamat datang kembali dalam rubrik Waifu Wednesday! Dengan memasuki bulan Januari ini, saya cukup bingung ingin mengangkat siapa dalam edisi kali ini. Namun melihat edisi yang sebelum-sebelumnya, saya putuskan untuk memilih heroine yang satu ini. Mari kita bahas tentang Ranko Hata.

Perempuan berambut hijau lumut dengan ukuran pendek ini adalah ketua dari Klub Koran di Ousai Academy. Ia disuarakan oleh Satomi Arai, yang mungkin kalian kenal sebagai seiyuu dari Kuroko (Toaru series). Ia juga digambar sedikit berbeda dari karakter lainnya, karena hidungnya seperti menghilang dari dataran wajahnya. Namun jika dilihat dari samping, hidungnya bisa terlihat.

Saya tak tahu apakah kalian memasukan dia jadi kandidat heroine, tapi cobalah untuk memberikan dia kesempatan (paling tidak satu kali) untuk jadi kandidat tersebut. Bahkan sang Takatoshi Tsuda pun masih memiliki pandangan baik terhadapnya, walau kelakukannya bagai paparazzi Hollywood. Meskipun dengan sikapnya yang kerasan serta membahayakan, bagaimana Ranko dapat menjadi waifu?

+ Profesionally Determined

Sebagai seorang ketua Klub Koran, sudah sepatutnya ia harus tekun dalam menjalankan amanahnya. Mencari data dari segala penjuru, mendokumentasikan segala keanehan dalam sekolah, hingga membangun gosip-gosip antara setiap kedudukan. Ia juga diberkati (atau dihibahi) berbagai macam alat dokumentasi yang bermacam-macam, dari yang kesannya mesum untuk dipakai hingga yang sangat canggih sekalipun.

Setiap ada aroma material yang dapat menjadi bahan berita, disitulah Ranko akan muncul. Indera pendengaran, penciuman serta indera spesial miliknya (yaitu kameranya) memang sangat tajam. Mencoba berbuat yang aneh-aneh di sekolah? Bersiap masuk berita mingguan klub koran!

+ Shimoneta

Kalau ini tak perlu dipertanyakan ya? Ia kerap salah mendengar pembicaraan orang lain dan mengungkapkannya dengan mesum. Target empuk di sekolah ini tentunya ya Tsuda dan Shino. Tak bisa dipungkiri betapa dieksploitasinya Tsuda untuk jadi bahan gosip dan rumor untuk Ranko. Mulai dari insiden cumi-cumi, anal, cowg*rl dengan Shino, bl*wjob dengan Suzu hingga rumor incest dengan Kotomi. Ngobrol normal dengan perempuan ini saja bisa dianggap keajaiban.

Salah satu penyebab candaan shimoneta atau kotor ini makin membabi buta adalah lingkungan sekitar, terutama teman-teman sekolahnya. Selain Shino, Aria, dan Suzu, Ranko juga berteman dengan salah satu penggawa klub robot bernama Todoroki Nene. Sang ahli sextoys yang juga memiliki rubrik tersendiri dalam serial ini. Keduanya menjadi momok bagi Tsuda, namun bagi saya ini malah jadi material alami dalam keseharian.

+ “KORE GA URERU!”

Tak ada yang tak berharga bagi Ranko. Seperti poin plus pertama, ia berpikir apa yang ia lihat itu semuanya (dapat) berharga. Dari informasi remah-remahan hingga fakta besar pun jadi bahan gorengan dirinya. Sehingga juga tak mengherankan ia sering memfabrikasi cerita demi terlihat menarik. Really good enough to fill some deadline quota, right?

+ Wing(wo)man

Poin ini sebenarnya agak mengejutkan bagi penikmat serial ini, akan tetapi jika melihat kemampuan Ranko dalam mendekatkan dua insan nampaknya poin ini harus ada disini. Skenario yang dibuat Ranko ini sebenarnya cukup simpel, walau harus diberi objektif yang nyata (alias keuntungan besar).

Salah satu contoh disini adalah kasus Kaede Igarashi dan Takatoshi Tsuda. Kaede yang memiliki androphobia (phobia terhadap laki-laki) dipaksa berinteraksi secara langsung dengan Tsuda demi menyembuhkan phobianya ini. Perlahan-halan keduanya juga makin dekat, hingga Kaede menyadari ia sudah tidak takut dengan laki-laki walau itu hanya Tsuda.

– Troublesome

Dibanding ketiga karakter utama, Ranko adalah penyebab terbesar dari masalah-masalah yang ada dalam serial ini. Mulai dari prank buatannya yang sangat menggelikan, pemergokan situasi yang ambigu, fabrikasi cerita, hingga mengganggu privasi seseorang. Selama ia masih menjadi ketua Klub Koran dan belum lulus, saya yakin ia tak akan segan untuk menyedot informasi demi suatu cerita yang menarik dan menggelegar saat dirilis kemudian.

– Nongolnya Dimana-mana

Perlu kekuatan macam apa yang dapat meredam kelakukan perempuan yang satu ini? Ranko juga punya kemampuan teleportasi yang entah bagaimana caranya. Ini berbahaya kalau kita lagi main atau jajan di luar rumah. Bisa-bisa kita malah dijadiin bahan berita koran sekolah. Perlu kuatin jantung untuk bisa menahan diri saat bertemu dengannya.

Tak hanya sering nongol tiba-tiba, Ranko juga sering bereaksi dengan ekspresi mengerikan. Raut wajah datar dengan suara yang membuat bulu kuduk merinding, ditambah lagi animatornya suka sekali zoom in zoom out wajahnya seperti saat mengucapkan selamat kepada Michishita-sensei dan Daimon-sensei. “OmEDeTOU GoZAIMaSHUUU!” *insert sound effect golf clapping*.

Baiklah itu saja rubrik Waifu Wednesday edisi kali ini. Mungkin saya gabisa menggali lebih banyak dari karakter abstrak ini, apalagi ia menjadi kuda hitam dalam perjuangan merebutkan p*nis milik Tsuda. Tidak, saya tidak bohong. Suatu saat Ranko bakal luluh dengan kebaikan Tsuda.

Jika mau menambahkan poin positif atau negatif waifu kali ini, silahkan isi kolom komentar ya! Sampai jumpa di Waifu Wednesday edisi Seitokai Yakuindomo berikutnya!