[Review] Sang Puteri dan Si Pengawal

March 22, 2020 2:03 pm
[Review] Sang Puteri dan Si Pengawal

Penggambaran karakter puteri Catherine sangat bagus, walaupun ia tidak banyak terlihat menggunakan gaun dan aksesoris kerajaan, rasa bahwa Catherine adalah seorang puteri tetap terbawa hingga halaman terkahir berkat penggambaran karakternya yang baik. Watak puteri kerajaan Llandaron ini berbeda dengan sifat puteri kerajaan yang kita tahu, Kepolosan Cathy tidak menghentikannya untuk mendamba petualangan dan kebebasan, walaupun dengan segala keterbatasan yang dihadapinya. Marshall Dan Mason, awal kemunculannya cukup membuat kaget, (dan terpana, dengan wajah tampannya) karena tiba-tiba ia bertabrakkan dengan Catherine di atas gunung, dan tanpa sengaja membuatnya Amnesia. Kita bisa melihat dengan jelas perkembangan karakter Dan saat Catherine mulai masuk kedalam hidupnya, dari lelaki arogan yang dingin, menjadi “Si Bodoh yang Romantis”.

Interaksi Dan dan Cathy digambarkan dengan sangat unik. Karena Catherine tidak bisa mengingat namanya, Dan Mason memanggilnya dengan sebutan “Angel” secara spontan, setelah menatap wanita yang bak malaikat itu. Cathy yang polos, tidak ingat apapun tentang masa lalunya, tetap berusaha melakukan yang terbaik untuk membantu Dan, walaupun gagal berkali-kali. Sementara, Dan yang tidak bisa lupa akan masa lalunya, tak lepas dari perasaan curiga pada Cathy yang tiba-tiba masuk ke dalam hidupannya. Kehidupan yang sepi selama bertahun-tahun. Namun instingnya untuk menjaga dan melindungi Cathy berkembang jauh lebih kuat. Adegan sembunyi-sembunyi antara Dan Mason dengan dua pengawal Catherine di kota cukup ikut membuat cemas dan deg-degan, benar-benar penggambaran situasi yang menarik!

Sepanjang cerita, kita akan ikut merasakan perkembangan rasa cinta dan hasrat untuk saling memiliki antara si puteri cantik Catherine dan si polisi federal yang gagah, Dan Mason. Masa lalu Dan kerap menghantuinya. Menghentikan keinginannya untuk segera mendekap Cathy erat dalam pelukkannya. Disisi lain, Cathy berharap ia dapat mengenal Dan Mason lebih jauh, mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Dan dimasa lalunya, dan apa yang membuat Dan begitu ragu untuk mencumbu dirinya. Waktu yang mereka lalui bersama dan perasaan yang semakin hari semakin kuat membuat sang puteri dan penjaganya menyerah pada cinta. Keintiman Cathy dan Dan digambarkan sangat baik! membawa kita ikut mabuk dalam perasaan seperti dua tokoh utama ini. Ketika perasaan yang dipendam akhirnya dapat meluap dan bersambut, tercipta sebuah dunia kecil yang di dalamnya hanya ada Catherine dan Dan Mason. Cathy menyebutnya “Dunia kecil sempurna kita”, begitu romantis dan hangat! Disampaikan dengan sangat pas!. Dalam momentum sederhana itu, Dan meyakinkan dirinya bahwa ia akan melindungi Cathy dan tidak mau kehilangannya. Cathy adalah segalanya yang harus ia jaga. Namun, tak disangka saat itu juga Cathy mendapatkan kembali semua ingatannya dan tersadar, bahwa ia adalah seorang puteri kerajaan. Hari-hari yang dilaluinya bersama Dan Mason tidak akan berlangsung selamanya. Cathy tahu cepat atau lambat, dia akan ditemukan dan dipaksa pergi dari surga kecil mereka. Munculnya konflik yang kompleks pada titik ini benar-benar membuat penasaran! Seperti, tidak bisa rasanya kalau harus berhenti membaca sekarang. Bagaimana nasib dari kisah cinta ini? Dan apakah pada akhirnya mereka bersama? Atau menyerah pada keadaan dan berpisah? Rasa penasarannya menambah keseruan membaca komik ini.

Keputusan Cathy untuk memberi tahu Dan tentang kebenarannya akhirnya terlambat karena dirinya tak tega dan bibirnya tak mempu mengungkapkan sesuatu yang akan mengusik kehidupan sempurna mereka, walau sebuah kebenaran sekalipun. Yang di inginkan Cathy hanya hidup berdua bersama Dan, namun keinginan sederhana itu tak bisa terwujud karena kenyataan yang rumit. Cale dan Peter, dua pengawal sang tuan puteri akhirnya menemukannya, Cathy tak punya pilihan lain selain ikut kembali ke kerajaan Llandaron. Dan yang tidak paham atas apa yang terjadi, mengarahkan senjata apinya ke dua orang tersebut. Kita bisa ikut merasakan ketegangan pada situasi ini, dimana Dan dan dua pengawal Cathy saling mengacukan senjata api satu sama lain. Disini posisi Dan Mason jelas-jelas terpojok, namun yang penting baginya saat itu hanya keselamatan Cathy. Romantis sekali! Penggambaran ketegangan situasinya pun bagus.

Setelah Dan mengetahui kebenaran bahwa “Angel”, gadis cantik yang dicintainya adalah Catherine Olivia Anne Thorne seorang puteri kerajaan, Dan menganggap bahwa Cathy telah mempermainkannya, karena ia paham betul, seseorang seperti dia tidak pantas bersanding dengan seorang puteri. Dengan perasaan kecewa, Dan pergi meninggalkan Cathy dan para pengawalnya. Penggambaran keinginan hati Cathy dan Dan setelah mereka berpisah menurut saya menjadi pesan yang paling penting di komik ini, dimana Dan, mengalahkan egonya dan menerima fakta bahwa Catherine adalah seorang puteri. Walaupun mungkin ia tidak pantas untuk Cathy, tapi cintanya patut diperjuangkan. Cathy yang memantapkan dirinya pada sang  raja (ayahnya) untuk tidak lagi tinggal di kerajaan, dan berusaha memperjuangkan “dunia kecil sempurna” miliknya dan Dan Mason kembali, benar-benar menunjukkan bahwa tidak ada diantara mereka yang ingin berpisah. Pada akhirnya, Cathy dan Dan bertemu kembali dengan Dan yang telah secara resmi menjadi pengawal kerajaan untuk Catherine. Janjinya untuk selalu melindungi dan berada disisi Cathy kini bisa ia lakukan. Masa depan Catherine dan Dan Mason kini adalah milik mereka, tak ada hal apapun yang bisa merubah itu. 

Komik ini memberikan sensasi romansa yang sangat bagus, dua karakter utama, Catherine dan Dan Mason memperlihatkan bagaimana kedudukan dan masa lalu seseorang tidak bisa menghalangi cinta. Karakter lain dalam komik ini juga ikut men-support jalannya cerita sehingga lebih terasa mengena. Perkembangan konflik dari awal hingga akhir komik ini pun menarik, unik dan membuat penasaran hingga akhir!

 

Terima kasih!

Temukan saya di

Instagram : @naaanc.y
Facebook : Nancy (NC)

Atau, untuk hubungan dan pekerjaan di
Email : nc.thadianni@gmail.com