[Review] Dilema Cinta sang Duke

March 31, 2020 5:21 pm
[Review] Dilema Cinta sang Duke

Komik Dilema Cinta sang Duke adalah salah satu komik yang dipublikasikan oleh Harlequin. komik ini berdasarkan novel dari Elizabeth Rolls “A Princely Dilemma” Yang kemudian dibuatkan komiknya oleh Naoko Moto.

Seperti pada novelnya, Komik “Dilema Cinta sang Duke” Berkisah tentang seorang gadis bernama Linnet yang menikah dengan seorang Duke bernama Severn. Sejak awal bertemu dengan Severn, Linnet telah jatuh cinta kepada ketampanan dan kelembutan Severn padanya. Tapi meski Severn adalah suami Linnet, itu tidak membuat Linnet percaya diri bahwa cintanya akan terbalas. Linnet dan Severn menikah bukan berdasarkan cinta, Melainkan demi kekayaan saja. Ditambah dengan wejangan sang nenek agar Linnet senantiasa menjaga kehormatannya sebagai Duchess, istri sang Duke, membuat Linnet semakin menahan perasaannya.

Di sisi lain, Duke Severn sedang sibuk menyelesaikan masalah Pangeran George dari Wales. Sang Pangeran membuat masalah karena menolak perjodohan dengan Putri Caroline. Ia memperlakukan Putri Caroline dengan tidak sopan sehingga Putri merasa tersinggung dan memperlakukan Pangeran tidak sopan pula. Akibat dari perselisihan itu Severnlah yang ditunjuk untuk membujuk sang pangeran untuk menerima sang Putri demi kehormatan kerajaan dan sebaliknya. Kisah ini berkembang dengan bagaimana Linnet dan Severn saling menunjukkan perasaan mereka dan bagaimana mereka membujuk Pangeran George dan Putri Caroline untuk bersama.

Tokoh utama dalam cerita ini tentu saja Linnet dan Duke Severn. Linnet adalah seorang gadis cantik dan lugu yang terlahir dari keluarga pedagang. Walau anak dari keluarga pedagang, Linnet masih memiliki darah bangsawan Perancis dari neneknya. Ibu Linnet memilih melepaskan gelar bangsawannya kemudian menikahi ayah Linnet yang seorang pedagang dan tinggal di Inggris. Kekayaan ayah Linnet inilah yang membuat Severn menikah dengannya. Tapi sebenarnya tidak hanya itu. Dalam komik ini Linnet digambarkan sangat pendiam dan anggun, selain itu juga ia adalah gadis yang cerdas. Kecerdasan Linnet terlihat saat ia, atas permintaan Severn, membujuk Putri Caroline. Seiring berjalannya cerita, karakter Linnet berubah dari seorang gadis pendiam yang berusaha tidak menunjukkan perasaannya perlahan mulai menunjukkan perasaan dan keinginannya pada Severn, serta mulai mengikuti apa kata hatinya.

Severn (The Duke of Severn) adalah seorang pria tampan bagaikan dewa dalam mitologi Yunani yang menjadi suami Linnet demi kekayaan yang dimiliki Linnet. Namun walau begitu ia memperlakukan Linnet dengan sangat baik dan lembut. Perlakuannya kepada Linnet bisa membuat kita para pembaca menjadi gemas. Severn melayani keluarga Raja Inggris. Dalam komik ini, Severn dan Linnet berperan besar dalam pernikahan calon Raja yaitu pangeran George dari Wales.

Selain tokoh utama, yang menarik perhatian saya adalah ada dua tokoh pendukung yang ternyata adapula di dunia nyata. Yaitu, Pangeran George dan Putri Caroline. Kisah mereka dalam komik ini sama seperti yang ada dalam sejarah. Hanya saja perbedaannya, dalam kehidupan nyata tidak ada Severn dan Linnet yang membujuk mereka hihihi…

Dari segi gambar, komik ini mengingatkan saya pada komik jepang sekitar era 80-90 an yang identik dengan gaya gambar bermata besar berkilau, gambar detail dan pemberian efek tone bebungaan yang banyak dan efek berkilauan. seperti topeng kaca, candy candy, the rose of Versailles. Namun tidak sepenuhnya mirip. Pada komik “Dilema Cinta sang Duke” masih menggunakan banyak efek tone seperti yang saya sebutkan di atas, namun untuk gambar karakternya masih ada perbedaan dengan komik era 80-an. Menurut saya secara keseluruhan gambar pada komik ini bagus-bagus saja. Mungkin kelemahannya ada pada gambar latar belakang. Gambar latar belakang yang ada di komik ini sebenarnya detail dan jelas berada di mana. Namun, kurang adanya penggunaan shadow atau bayangan membuat kurang jelas latar waktu pada cerita komik ini. Juga kurangnya penggunaan bayangan juga membuat latar belakang terkesan flat dan tidak menarik. Bagi orang yang terbiasa membaca komik era 2000an hingga sekarang, saya merasa asing dengan hal seperti itu.

Secara keseluruhan cerita dari komik ini menarik. Hanya saja seperti cerita-cerita lain, terdapat pula kekurangan. Saya merasa bahwa cerita dalam komik ini sangat pendek sehingga menyebabkan cerita di dalamnya menjadi sedikit terlalu cepat dan membuat susah untuk mengerti. Selain saya berharap bahwa dalam komik ini kita harus menebak nebak bagaimana perasaan Severn kepada Linnet. Namun, ternyata dari awal membaca rupanya Severn sudah menunjukkan bahwa ia menyayangi Linnet sehingga unsur kejutannya kurang. Itu saja yang menurut saya sedikit kekurangan dari komik ini.

Selain dari kekurangan yang disebutkan di atas, komik “Dilema Cinta sang Duke” Adalah komik yang bagus. Kita bisa belajar dari Severn bahwa walaupun kita dipaksa menikah, itu tidak membuat kita asal memilih seseorang untuk dinikahi. Tanpa perasaan cinta, kita tidak akan bahagia bersama pasangan kita. Tetapi dikarenakan adanya beberapa adegan yang tidak pantas untuk anak kecil, maka anak dibawah usia 18 tahun jangan membacanya ya…

Oleh : Diva Emilya