[Review] Pengantin Untuk Sang Sultan

April 7, 2020 7:15 pm
[Review] Pengantin Untuk Sang Sultan

Selama hampir satu bulan saya jalan-jalan di situs Romance Comics, ada satu nama in particular yang sangat sering saya lihat. Nama tersebut adalah Shion Hanyu, salah satu mangaka yang menggambar komik Harlequin. Shion Hanyu merupakan salah satu mangaka paling terkenal di seluruh situs Romance Comics, karena itu saya mencoba untuk mencari manga yang diadaptasi olehnya untuk melihat seperti apa sih artist yang satu ini. Pilihan saya kemudian jatuh kepada buku Pengantin Untuk Sang Sultan yang ditulis oleh Annie West.

Seperti yang tertera di judul, setting dari kisah yang satu ini akan mengambil tempat mainly di Jazirah Arab, dan berbeda dengan buku yang saya review sebelum ini, keduanya berasal dari keluarga kerajaan. Keduanya merupakan teman masa kecil dan akrab satu sama lain, tajir, dan tidak memiliki masalah-masalah seperti rakyat jelata seperti kita, so this is probably a story I can’t relate.

Cerita dimulai di Amerika Serikat, dimana karakter utama Samira yang berprofesi sebagai desainer sedang melelang gaun buatannya. Dia berada dalam masalah saat ada seorang milyuner mesum yang memaksa Samira untuk menjadi pacarnya dengan membeli gaunnya dengan harga fantastis. Saat gaun tersebut sudah akan terjual, seseorang lain membeli gaun tersebut dengan harga 10 kali lipat yang ditawarkan oleh sang milyuner mesum. Layaknya seorang super hero, di sinilah kemunculan Tarik, pemeran utama pria yang juga seorang sultan dari negara Al Sarath, wherever it is, membantu Samira lolos dari cengkraman om-om mesum.

Tarik adalah putra dari keluarga kesultanan lain, dan juga teman baik dari kakak tertua Samira, keduanya sering bermain bersama saat kecil. Tarik sering kali menyelamatkan Samira dari situasi-situasi yang berbahaya. Namun seiring dengan pertumbuhan keduanya semakin terpisahkan, baik jarak di hati maupun jarak antar benua. Karena pada umur 17 tahun Samira pergi untuk belajar menjadi desainer fashion di Amerika. Padahal selama ini, Samira mendambakan Tarik sebagai sosok pangeran idamannya (Ya iyalah, siapa nggak mau kawin sama sultan hellowwww) namun Tarik kini berstatus Duda dengan 2 anak.

Duda ganteng, dengan 2 anak kembar, gentleman, mapan dan tampan, yang nggak mau cuma orang gila kali.

Samira yang menyadari Tarik mengajaknya bertemu di balkon untuk berbincang-bincang, namun karena udara yang panas dan pengap setelah itu Tarik menarik (pun intended) Amira untuk minum-minum di kamarnya. Sepertinya bukan cuma udara malam saja yang hotbut someone is. Di kamar Tarik, Samira dikejutkan oleh 2 anak Tarik yang sedang berlari-lari dari pengasuh mereka. Ajaibnya di tangan Samira, kedua anak tersebut langsung tenang dan tertidur, painting Samira as a good mother figure.

Samira yang selama ini diam-diam menyukai Tarik langsung nembak, apakah Tarik tidak tertarik (I know, his name is pun-friendly)untuk menikah kembali, namun dia hanya menjawab kalau dia tidak punya pasangan. Di sinilah Samira menawarkan diri untuk menjadi pasangan Tarik, dengan alasan kalau dia sangat suka dengan anak kecil tapi dokter memvonisnya kalau Samira tidak bisa memiliki anak karena trauma dari hubungan masa lalunya. Samira yang sebelum ini berkencan dengan seorang aktor ternyata dicampakkan begitu saja saat sedang mengandung, beban hamil serta kejaran pers membuatnya stress sehingga anak yang dikandungnya pun gugur.

Mendengar Samira yang hanya ingin memanfaatkan anak-anaknya, sepertinya dia merasa tersinggung dan menolak request Amira dengan dingin. Namun saat anak-anaknya kabur dari kamar dan secara tidak sengaja bertemu Samira yang akan pulang di pagi harinya, Samira sampai mengantarkan kedua anaknya kembali ke kamar Tarik. Melihat hal tersebut, Tarik tiba-tiba tertarik (pun-fest inbond) untuk memikirkan kembali gagasan Samira dan memutuskan untuk menikahinya. Padahal kan kalau Samira tidak kembali ke kamar Tarik, dia tidak akan sempat untuk minta rujuk sama Samira yah, entah ini si Tarik yang mager atau memang hokinya tinggi saja.

Samira yang menganggap kalau pernikahannya dengan Tarik hanya formalitas kaget saat Tarik tiba-tiba ingin supaya Samira menjalankan perannya sebagai istri dengan serius, termasuk memuaskan hasrat sang suami (I told you someone is hot). Hal ini membuat hubungan di antara keduanya agak awkward karena Samira mengira pernikahan mereka hanyalah pura-pura.

Tarik

Apart of his name being such a great pun material, saya merasa dia adalah pria yang cukup dingin dan kurang bisa mengekspresikan dirinya dengan baik. Saya ada feeling kebanyakan pria yang ada dalam serial cantik memang seperti ini but this is probably a story for another day. Dia digambarkan sebagai seorang pangeran yang kuat dan keras kepala, dia juga sangat memperhatikan anak-anaknya dan kebutuhan mereka. Dia tidak takut untuk mengorbankan diri demi negara yang dipimpinnya, walaupun harus turun di tengah bencana sekalipun. Di satu sisi, he’s hands down a husband material, the perfect husband material.

Namun di sisi lain, Tarik terlihat sangat berambisi untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Walaupun dia tahu Samira memanfaatkan anak-anaknya untuk menikahi dirinya, dia dengan sengaja memanfaatkan momen tersebut karena diam-diam dia pun sangat mencintai Samira. Dia tidak berhenti untuk melakukan manuver-manuver untuk mendapatkan hati Samira saat mereka hanya berduaan saja. He’s a gentleman on the outside, but he’s a beast on the inside I guess.

Samira

Mengira kalau Tarik sudah menjauh dan tidak bisa tergapai lagi, Samira pergi mencari ilmu ke New York untuk menjadi desainer dan melupakan sang pangeran idaman. Tapi cukup sekali melihat Tarik, semua perasaan lama tersebut bersemi kembali. Hal ini adalah yang mendorong Samira untuk mengutarakan ide gila seperti pernikahan pura-pura dengan tarik setelah dia tahu kalau Tarik sedang single.

Samira merupakan seorang sosok wanita karir yang cukup sukses sebagai seorang desainer grafis, tapi di tengah kesendiriannya selama ini dia suprisingly sangat senang dengan anak kecil dan adalah seorang mother material yang sempurna. Namun selain itu saya tidak bisa menemukan kepribadian lain yang menonjol, karena selama durasi 120 halaman, rasanya dia yang lebih banyak klemer-klemer sama Tarik. Namun saat kegalauan di hatinya sudah hilang, dia bisa menjadi wanita yang decisive dan perhatian, mungkin itu salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari karakter Samira, jangan sering-sering ngebucin ya guys.

Sama seperti manga sebelumnya, saya bersyukur manga yang satu ini cukup straight forward dengan 2 pemeran utama yang berinteraksi dengan solid. Saya berpikir sang milyuner mesum yang muncul di awal cerita bisa jadi orang ketiga yang mengganggu hubungan mereka, tapi perannya mati saat Tarik membunuhnya dengan uang. Siapa juga berani lawan sultan.

Manga ini juga mengajarkan betapa pentingnya untuk berkomunikasi dan tidak menyembunyikan niatmu dari pasangan, karena walaupun kalian memiliki ide yang sama, kalau dari hati sudah berbeda maka perpisahan tidak akan terhindarkan. Cobalah untuk jujur dengan pasangan, niscaya hubungan akan jadi jauh lebih lancar.

Baca Pengantin untuk sang Sultan