[Review] Sang Singa Padang Pasir

April 8, 2020 5:13 pm
[Review] Sang Singa Padang Pasir

Kembali lagi bersama review serial cantik dari Romance Comics bersama saya, dan manga yang akan saya ulas kali ini berjudul Sang Singa Padang Pasir yng diangkat dari novel tulisan Olivia Gates dan digambar oleh Rin Tanaka. Dikatakan manga ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian cerita kerajaan Judar, karena dalam ceritanya pun diceritakan mengenai 2 orang kakak dari pemeran utama dengan pasangan masing-masing. Olivia Gates sendiri sepertinya merupakan penggemar cerita cinta dengan setting cerita di Timur Tengah, karena 100% dari cerita yang ditulisnya dan diangkat dalam situs Romance Comics memiliki tema tersebut.

Cerita kali ini mengisahkan mengenai 2 orang, yaitu Aaliyah aal Shalan dengan Kamal aal Masood, kedua sempat berpacaran 7 tahun silam di Amerika, namun tanpa alasan yang jelas, Kamal memutuskan Aaliyah dengan kasar dan dingin. Sejak saat itu selama 7 tahun Aaliyah hidup dengan luka hati yang dalam karena pencampakkan tersebut. Namun tiba-tiba suatu hari, pesan elektronik pendek datang dari negara Judar di mana Aaliyah diharapkan untuk mau menjadi pengantin dari Kamal demi menenangkan perpecahan negara.

You see, Aaliyah merupakan anak dari Raja Zohayd dengan seorang wanita Amerika, jadi Aaliyah merupakan salah satu pewaris sah dari tahta kerajaan tersebut. Kamal merupakan anak ketiga dari Kerajaan Judar dan karena kedua raja dari kerajaan tersebut kini berpulang, keadaan politik menjadi kacau. Satu-satunya cara untuk meredam kerusuhan adalah pernikahan politik antara anak dari kedua kerajaan. Di sinilah Aaliyah kembali dipertemukan dengan Kamal yang dulu mencampakkannya dengan dingin.

Jangan lupa kalau Singa Padang Pasir juga bisa kamu nikmati dengan full color dengan harga yang sama dengan komik-komik lainnya, jadi selain kamu dimanja dengan temanya yang imut, mata kamu juga ikut dimanja dengan visualisasi yang sangat baik.

2 Singa yang tidak bisa akur

Sesuai dengan judulnya, saya bisa membayangkan Kamal dan Aaliyah sebagai Singa jantan dan betina, karena masa lalu mereka yang begitu keruh dan apalagi namanya ketemu mantan ya, pasti berantem dong. Namun karena keduanya punya harga diri yang ketinggian, keduanya menolak untuk meledak marah lebih dulu. Bagaimana mereka bertarung melalui kata-kata ketus dan pedas serta saling sinis satu antara lain menjadi sebuah pemandangan yang menarik. Bahkan saat mereka harus menikah pun, keduanya memaksa untuk memakai gaun dan setelan berwarna hitam yang melambangkan kekuatan. Keduanya sama-sama tidak mau melangkah mundur sedikitpun.

Namun di balik rivalitas tersebut, keduanya diam-diam masih mencintai satu sama lain, kontras antara apa yang dikatakan dengan apa yang ada di dalam diri mereka masing-masing menjadi lucu dan menarik. Apalagi kalau ternyata dua-duanya masih terpesona antara satu sama lain. Bayangkan sudah jauh-jauh terbang dari Amerika, mau marah-marah sama mantan, pas ngeliat mantan malah klemer-klemer sendiri soalnya masih ganteng. Si mantan juga sudah siap-siap bawa-bawa harga diri sebagai raja sebuah negara, bukannya mempertahankan composure malah berbunga-bunga dalam hati, untung nggak mimisan.

Rivalitas ini terus berlanjut sampai di pernikahan mereka pun alih-alih Kamal mengajak Aaliyah untuk belajar ilmu pedang, mereka tahu-tahu malah berantem. Kalau kata orang sih semakin sering seorang pasangan berantem, artinya mereka makin akrab. Saya tidak tahu orang itu nyimeng apa, tapi semakin sering berantem rasanya malah lebih gampang putus gara-gara muak antara satu sama lain. Tampol aja kalo ada yang ngomong gitu. Iya kalo habis berantem sama-sama minta maaf, kalo egonya sama-sama gede sih males banget.

Kalau kamu suka melihat dua orang yang tsundere berantem satu sama lain, seperti misalnya dalam cerita Kaguya-sama wa Kokurasetai mungkin cerita yang satu ini cocok untuk kamu.

Seri cerita yang bisa membuat kamu penasaran sama cerita lain

Singa Padang Pasir ini merupakan bagian dari trilogi cerita antara 3 orang pangeran dari kerajaan Judar. Menariknya, ketiga pangeran tersebut suka diperlihatkan bersama dalam manga ini dan membuat saya cukup penasaran seperti apa sih kedua cerita lainnya. Bila ada waktu sepertinya manga lain tulisan Olivia gates ini boleh juga ditulis karena pastinya setiap cerita memiliki konflik-konflik tersendiri. Semua pasangan dari cerita ini juga sudah memiliki momongan masing-masing, sama seperti janji Harlequin Comics pada kita, semua komik Harlequin akan memiliki ending yang indah, gak cocok buat yang suka ribut-ribut.

Great illustration

Ilustrasi Rin Tanaka menurut saya sangat cocok buat para kaum Adam yang mungkin ingin mencoba untuk membaca serial cantik, karena gambarnya tidak terlalu menjurus ke spektrum wanita. Apa sih yang kamu bayangkan saat melihatn serial cantik? Pada dasarnya saya akan membayangkan hal-hal berikut ini saat mendengar harus membaca serial cantik:

  • Mata dengan bulu mata extra lentik dan panjang
  • Rambut yang digambar per helai
  • Tangan panjang dengan jemari lentik
  • Pria yang lebih cantik dari wanita
  • Pupil mata yang bersinar dengan kilauan tak terbatas

Tapi saat pertama saya melihat ilulstrasi buatannya saya langsung merasa at home dan nyaman. Sepertinya memang serial cantik dewasa ini memiliki banyak sekali variasi gambar dan tidak perlu terpaku dengan gaya lama. Mata yang digambar oleh Rin Tanaka terasa lebih tajam tanpa terasa berlebihan, dan proporsi badannya pun terasa sangat natural. Kembali poin ini sangat tergantung kepada selera masing-masing dan kebetulan selera saya pas dengan art ini.

Cerita ini menawarkan konflik yang cukup ringan, semua konflik percintaan memang dimulai dari sebuah kesalahpahaman namun dibuat kompleks karena luka yang mendalam di dalam diri karakter masing-masing. Bayangkan saja selama 7 tahun masing-masing harus menderita cuma karena ada cowok iseng yang membuat Kamal mengira kalau Aaliyah telah mengkhianati dirinya. 7 tahun berlalu dan Kamal yang jadi ketus karena dikhianati dan Aaliyah yang masih trauma karena dia tidak tahu kesalahan apa yang membuatnya dibuang oleh Kamal harus bertemu kembali. Emosi dari keduanya berusaha ditutup-tutupi dengan kuat sambil mempertahankan raut muka serius, melihat keduanya berpura-pura seperti itu akan membuat kamu senyum-senyum sendiri di balik layar.

Saya rasa memang pada dasarnya, sebagai manusia kita semua harus bisa memahami pentingnya komunikasi dan musyawarah, serta tidak langsung loncat mengambil keputusan, karena hampir bisa dipastikan keputusan yang kamu ambil secara terburu-buru adalah salah. Itulah yang membuat Kamal mau tidak mau harus menyiksa Aaliyah, mentally selama 7 tahun. Ingat ya, think it through before making any important decision, tapi nggak usah kebanyakan mikir kalau ditanya mau makan dimana, nanti ujung-ujungnya malah berantem.