Shadowverse Tanoshii Course #3: Kelas

April 23, 2020 5:25 pm
Shadowverse Tanoshii Course #3: Kelas

Setelah kita membahas perihal kartu, kita waktunya kita membahas mengenai kelas. Kalau kamu memperhatikan pelajaran SVTC di dua episode kemarin, ada beberapa bagian dalam tampilan yang jelas merupakan fitur dalam game tapi belum diberi highlight untuk dibahas.

Tahukah kalian, ketika kalian memilih suatu karakter untuk dimainkan, kalian hanya bisa memakai kartu-kartu tertentu saja? Itu karena setiap karakter merepresentasikan satu kelas, dan hanya kartu-kartu yang termasuk ke dalam kelas itu saja yang dapat kalian masukkan saat kalian bermain dengan karakter tersebut. Awalnya, game ini memiliki tujuh kelas. Namun pada akhir 2017, terdapat update yang menambahkan satu kelas baru sehingga kalian bisa memilih satu dari delapan karakter untuk kalian mainkan.

Forestcraft

Kelas ini merupakan kelas yang paling pertama kalian mainkan pada saat tutorial. Forestcraft atau di Jepang disebut Elf merupakan kelas yang menitikberatkan pada penggunaan banyak kartu yang dimainkan untuk mengaktifkan efek kartunya. Kartu-kartu dari kelas ini umumnya merupakan peri, elf, atau makhluk dan penghuni hutan lainnya. Pada game-nya kartu ini direpresentasikan oleh Arisa, seorang elf yang memulai perjalan untuk mencari temannya Losaria setelah ia diculik oleh Shades pada saat kalian menyelesaikan tutorial dari game ini (dan sekaligus memulai cerita dari game ini).

Seperti yang saya bilang di awal, kelas ini menitikberatkan pada jumlah kartu yang kalian mainkan pada giliran kalian untuk menggunakan dan memperkuat efek kartu yang lain. Hal ini dapat dengan mudah dicapai dengan sebuah kartu token yang disebut Fairy yang dihasilkan pada saat kalian memainkan kartu-kartu tersebut. Nantinya kartu token ini dapat membantu untuk meningkatkan jumlah kartu yang kalian mainkan sehingga kalian dapat menggunakan efek dari kartu lain. Beberapa kartu dari Forestcraft juga dapat membalikkan (return) kartu yang di play area kembali ke tangan dan menambah lebih dari satu dari jumlah kartu yang dimainkan hanya dengan memainkan satu kartu saja. Ini membuat kelas ini semakin efektif dalam memainkan beberapa kartu dalam satu turn.

Swordcraft

Kelas ini merupakan kelas yang sebagian besar kartunya terdiri dari prajurit, meskipun ada juga maid, assassin, bajak laut, dan lain sebagainya. Kelas Swordcraft atau yang bisa disebut sebagai Royal ini merupakan kelas yang secara garis besarnya bermain dengan menggunakan taktik serangan cepat atau dengan menggunakan taktik untuk menekan pertahanan lawan. Kelas ini direpresentasikan oleh Erika, seorang maid merangkap bodyguard dari tuan putri dari kerajaan setempat.

Kelas ini memiliki trait khusus yang disebut Officer dan Commander. Umumnya, kartu dengan trait Officer memiliki proporsi attack yang lebih besar dari defense-nya dan cenderung lebih agresif. Sedangkan kartu Commander umumnya memiliki proporsi defense yang lebih besar dan memiliki efek-efek untuk membantu kartu Officer yang lain. Gaya bermain kelas ini berfokus untuk menyerang leader musuh dengan menggunakan kualitas dan kuantitas dari follower mereka secara konsisten di setiap giliran untuk menekan lawannya.

Atas: Forest, Bawah: Sword. Kamu bisa lihat di pojok kiri setiap player ada fitur pembantu kelas seperti trait indentifier atau counter kartu yang sudah dimainkan dalam satu turn.

Runecraft

Kelas ini mungkin tidak begitu intuitif kalau hanya melihat dari nama lokalisasinya saja. Namun jika kalian mendengar nama aslinya, yaitu Witch, kalian akan menyadari bahwa kelas ini mayoritas berisi tukang jampe-jampe penyihir dan makhluk-makhluk yang dibuat oleh mereka. Kelas ini diwakili oleh Isabelle, seorang penyihir yang memiliki misi untuk mempelajari sihir untuk menghidupkan orang yang sudah mati.


“You’re going to lose in 7 turns”, indeed…

Seperti umumnya penyihir, kelas ini memiliki proporsi kartu spell yang lebih banyak dibandingkan follower maupun amulet. Hal ini juga memfasilitasi mekanik utama dari kelas ini, yaitu Spellboost. Mekanik ini merupakan mekanik yang memanfaatkan penggunaan kartu spell secara berulang untuk memperkuat kartu-kartu yang memiliki kata kunci ini. Biasanya, cost dari kartu-kartu ini akan berkurang pada saat kalian memainkan kartu spell meskipun ada juga penguatan jenis lain seperti penambahan attack dan defense, atau mengaktifkan efek lain yang tertera. Karena keuntungan umum dari kelas ini adalah cost kartunya yang berkurang seiring waktu (subtract), strategi umum yang biasa dimainkan untuk kelas ini adalah untuk memainkan kartu-kartu spell murah di awal untuk kemudian mengeluarkan kartu-kartu lain yang sudah dikurangi costnya secara sekaligus. Pada perkembangannya, terdapat varian lain dari kelas ini yang berfokus pada kartu amulet dengan trait Earth Sigil dan kartu-kartu Earth Rite yang memerlukan amulet terkait.

Dragoncraft

Kelas ini yang dianugerahkan sebagai kelas dari sang protagonis di anime yang umumnya berisi naga, meskipun penunggang naga dan terkadang makhluk zaman purba pun diklasifikasikan sebagai kartu dari kelas Dragoncraft ini. Mau tahu apa sebutan kelas ini di versi Jepang sana? Yap, tentu saja Dragon! Rowen yang menjadi prajurit penyendiri ini merupakan perwajahan dari kelas ini.

Mekanik dasar dari kelas ini adalah Overflow, dimana follower kalian akan mendapatkan keuntungan tambahan ketika dimainkan pada saat jumlah total Play Point kalian lebih dari 7. Mengapa seperti ini? Ini dikarenakan kartu-kartu dari kelas ini umumnya memiliki cost yang cukup tinggi, sehingga diperlukan insentif tambahan untuk mengkompensasi permainan awal kelas ini yang umumnya lebih buruk dibanding kelas lain. Selain itu, kelas ini juga memiliki kartu-kartu yang memberikan Play Point kosong tambahan yang bisa digunakan secara penuh di giliran berikutnya sehingga kalian dapat memainkan kartu-kartu dengan cost besar lebih cepat dibanding kelas lainnya. Selain itu, dari semua kelas yang ada di Shadowverse, hanya kelas inilah yang dapat memanfaatkan mekanik discard sebagai bagian dari strategi utama mereka meskipun strategi ini tidak umumnya dipakai.

Kamu bisa melihat kartu seperti Flame Destroyer yang aslinya cost 10 bisa dimainkan menjadi cost 7 hasil subtract akibat spellboost effect. Sementara dragoncraft sudah mencapai PP 8 meski jalan 2nd.

Shadowcraft

Kelas ini merupakan kelas yang berisi hantu, makhluk mati yang dihidupkan kembali, dan orang-orang yang melakukan praktek untuk menghidupkan orang mati (intinya, segala hal yang melibatkan kematian suatu makhluk). Wajar saja, mengingat nama kelas ini dalam versi aslinya adalah Necromancer, sama seperti perwakilan dari kelas ini yaitu Luna.

Contoh kartu yang menggunakan efek Necromancy

Mekanik utama dari kelas ini adalah Necromancy, yaitu kalian menyerap sejumlah shadow (alias kartu yang sudah mati atau digunakan) sebagai syarat untuk mengaktifkan atau memperkuat efek suatu kartu. Sehingga untuk memfasilitasi hal ini, kartu-kartu dari kelas ini ada yang memiliki efek untuk menghancurkan kartu milik kalian sendiri secara sengaja dan ada juga kartu yang memunculkan kartu lain setelah kartu tersebut dihancurkan. Pada tahun 2018, kelas ini mendapatkan mekanik Burial Rite untuk mengubur suatu kartu follower dengan terlebih dahulu menghapuskan efeknya yang nantinya bisa dihidupkan kembali dengan kartu dengan kata kunci Reanimate

Bloodcraft

Kelas ini merupakan kelas yang direpresentasikan oleh Urias Formonde, seorang vampir yang baru-baru ini bangkit setelah disegel untuk sekian lamanya. Layaknya Urias yang merupakan seorang vampir, tentu saja kartu-kartu yang berada pada kelas ini memperlihatkan vampir. Selain vampir, kelas ini juga menampung hewan beringas yang haus darah, setan, dan berbagai macam makhluk abstrak yang mungkin kalian temui pada cerita-cerita Lovecraftian. Sesuai dengan perwakilan dari kelas ini, Bloodcraft disebut dengan nama Vampire di versi Jepang sana.

Salah satu contoh kartu untuk kalian para masokis

Mekanik paling umum yang digunakan untuk kelas ini adalah Vengeance, di mana kartu-kartu yang kalian mainkan akan memiliki efek lebih pada saat defense leader kalian berjumlah 10 atau kurang. Untuk mencapai efek ini dengan mudah, kelas ini memiliki kartu-kartu yang lebih kuat dengan cost yang lebih rendah namun memiliki efek untuk melukai diri kalian sendiri sangat cocok untuk kalian yang maso btw. Selain vengeance, ada efek khusus lainnya seperti wrath dan avarice (lihat glossarium). Kelas ini juga memiliki akses untuk kartu-kartu yang mengembalikan defense kalian untuk mengurangi dampak negatif dari efek melukai diri sendiri ini.

Ketika jumlah shadow mencukupi, efek necromancy bisa diaktifkan, begitu pula dengan Bloodcraft apabila leader defensenya sudah 10, efek vengeancenya baru bisa aktif.

Havencraft

Kelas ketujuh dari kelas yang disediakan oleh Shadowverse. Kelas yang disebut sebagai Bishop di Jepang ini merupakan kelas yang terdiri atas pendeta -baik yang alirannya benar maupun yang sesat -dan hewan-hewan yang keramat atau disakralkan. Kelas ini direpresentasikan oleh Eris Anthule, seorang pendeta yang kehilangan ingatannya dan memulai perjalan untuk mencari tahu siapa dirinya sebenarnya.

Kelas ini merupakan kelas yang menggunakan amulet sebagai senjata utamanya. Kalau kalian ingat dari course sebelumnya, amulet yang memiliki countdown akan melakukan sesuatu ketika bilangan penghitungnya habis. Efek dari amulet tersebut bisa bermacam-macam, misalnya mensummon follower yang memiliki stats besar bahkan bisa lebih dari satu sekaligus. Untuk mengakomodasi gaya bermain semacam ini, kelas ini dilengkapi dengan kartu-kartu yang dapat mempercepat countdown dari amulet yang sudah kalian letakkan di field dan kartu-kartu yang dapat mematahkan penyerangan dari lawan. Selain amulet dengan countdown, ada juga amulet tanpa countdown seperti Tenko Shrine dan Elana’s Prayer yang efeknya juga mematikan bikin lawannya geleng-geleng. Hal ini semakin lengkap dengan banyaknya jumlah kartu yang dapat membanish kartu lawan dan mengembalikan defense leader maupun follower kalian yang dimiliki oleh kelas ini.

Portalcraft

Selain dari 7 kelas yang diperkenalkan di awal, terdapat satu kelas baru yang ditambahkan pada akhir tahun 2018 sebagai update yang memisahkan permainan ini menjadi format Rotation dan Unlimited (ini akan dibahas di SVTC episode berikutnya). Yap, kelas ini disebut Portalcraft atau bisa juga disebut dengan nama Nemesis. Secara estetis, kelas ini banyak menampilkan kartu-kartu bertema sci-fi, magitech, atau benda mati yang memiliki jiwa. Pada game-nya kartu ini direpresentasikan oleh Yuwan, seorang pengendali dimensi misterius yang datang untuk membantu ketujuh individu lain dalam melawan antagonis di Morning Star.

Contoh kartu ‘Artifact’ yang bisa dihasilkan

Dari segi mekaniknya sendiri, kelas ini menitikberatkan pada kata kunci Resonance yang akan aktif selama jumlah kartu di dalam deck kalian genap. Untuk mengakomodasi kata kunci ini, kelas ini memiliki kartu-kartu yang bisa mengubah jumlah kartu di dalam deck kalian baik dengan cara menarik kartu dari deck kalian atau menaruh kartu baru ke dalam deck kalian. Iya, kalian tidak salah baca kok. Kelas ini memiliki kartu yang bisa meletakkan kartu-kartu baru ke dalam deck kalian, selain dari kartu yang awalnya kalian susun ke dalam deck (berterimakasihlah karena sistem game yang virtual ini membuat masalah memasukkan kartu baru ini menjadi sesuatu yang trivial).

Secara umum, kartu-kartu Portalcraft terbagi menjadi dua jenis, yaitu kartu dengan trait ‘Artifact’ dan kartu yang berkisar dengan kartu token bernama Puppet. Kartu dengan trait Artifact merupakan sekumpulan kartu token dengan berbagai efek dasar yang umumnya harus dimasukkan terlebih dahulu ke dalam deck kalian saat kalian memainkan kartu lain dan umumnya memiliki sebaran Attack, Defense, dan kata kunci yang sedikit lebih banyak dibanding follower biasa. Sedangkan Puppet merupakan kartu token yang memiliki Attack dan Defense sebesar 1 dan memiliki kata kunci Rush dan dapat dimanfaatkan untuk langsung menyerang follower lain atau diperkuat dengan efek-efek dari kartu lain sehingga menjadi lebih efektif penggunaannya.

Jumlah dek portal diatas adalah 34, berarti resonance aktif karena dek berjumlah genap. Sementara itu dalam 3 turn kedepan Havencraft akan memunculkan follower setara 6 PP dengan stats 6/6.

“Jadi apakah kita sudah selesai?” Hohoho, tentu saja belum. Loh, katanya kelasnya cuma ada delapan?” Oh iya, ada satu lagi kelas yang lupa saya sebut di luar kelas yang sudah saya jelaskan tadi. Maklum, lupa saya. Kelas yang terakhir adalah…

Neutral

Sesuai dengan namanya, kartu ini merupakan kartu yang tidak terikat oleh delapan kelas di atas. Kartu-kartu ini dapat dimasukkan untuk semua kelas, biasanya untuk mengisi kekosongan tertentu dalam suatu deck. Anggaplah seperti dapur umum, di mana setiap orang bisa mengambil bahan tertentu yang diinginkan masing-masing orang.

Baiklah! Kita selesai juga dengan pembahasan mengenai pengenalan dasar setiap kelas yang ada di Shadowverse! Iya, ini masih ‘dasar’. Karena nantinya selain kata kunci dasar yang sudah saya bahas di atas, akan ada deck-deck lain yang menggunakan mekanik ataupun kata kunci yang diberikan umum untuk setiap kelas. Buat kalian yang sudah bermain game ini, bisa sebutkan kelas yang kalian mainkan di kolom komentar? Hehehe, bercanda. Intinya apapun kelas kalian, jangan taruhan handphone kalian saat bermain ya! Sampai jumpa di kelas berikutnya mengenai game mode! Shadowverse Tanoshii~!

GLOSSARIUM

Avarice: Efek yang aktif ketika kamu mendapat 2 kartu atau lebih dari deck kek hand pada satu turn tersebut.

Burial Rite: Mengubur atau mengorbankan sebuah follower dengan memunculkannya ke play area dan menghancurkan menjadi shadow.

Earth Rite: Efek yang berjalan ketika adanya earth sigil dalam play area dalam jumlah tertentu. Earth sigil akan hancur ketika efek ini bekerja.

Earth Sigil: Sebuah trait amulet yang digunakan untuk mengaktifkan earth rite.

Necromancy: Efek kartu yang menggunakan shadow dalam jumlah tertentu. Shadow akan berkurang sesuai jumlah angka di efek necromancy yang tertera kecuali ada efek kartu yang mencegah pengurangan shadow.

Overflow: Kondisi dimana maksimum play point berada di angka 7 atau diatas.

Reanimate: Memunculkan kembali follower yang sudah didestroy menjadi shadow ke play area. Cost follower maksimal yang disummon sesuai dengan angka dalam efek reanimate.

Resonance: Kondisi ketika dek berjumlah genap.

Return: Mengembalikan kartu di play area ke tangan.

Spellboost: jumlah kartu spell yang dimainkan ketika kartu tersebut di tangan. Bisa juga ditambah dengan efek dari kartu tertentu tanpa memainkan spell

Subtract: Mengurangi cost sebenarnya sebuah kartu. Cost dari sebuah kartu tidak akan kurang dari 0.

Token: Kartu yang kamu dapatkan ke tangan dari efek kartu tertentu. Biasanya kartu ini tidak ada di dalam dek yang kamu susun sendiri.

Wrath: Efek yang aktif ketika kamu sudah melukai leader sendiri sebanyak 7 kali dalam turn kamu sendiri (turn lawan tidak termasuk)

TENTANG PENULIS

XCPhonon atau biasa dipanggil Kengo adalah Ketua Divisi Publikasi dari Imajin Epic Victory. Umumnya bertanggung jawab untuk memegang kendali atas akun media sosial resmi tim Imajin Epic Victory dan menyebarluaskan berita mengenai prestasi yang digapai oleh tim, namun masih menyempatkan waktu untuk menjajaki turnamen-turnamen komunitas maupun internasional. Spesialisasinya adalah kelas Portalcraft dimana kerjanya ngespam artifact.

IEV merupakan singkatan dari Imajin Epic Victory, bukan Imajin Epic VTuber. IEV memiliki kelengkapan media sosial di twitter, serta channel di discord dan youtube. Melalui saluran inilah IEV mengaungkan semangat Shadowverse Tanoshii baik dalam lingkup nasional maupun internasional.