[Waifu Wednesday] Shiomiya Shiori

April 29, 2020 4:52 pm
[Waifu Wednesday] Shiomiya Shiori

Selamat hari Rabu! Gimana puasanya? JOI kembali dengan artikel waifuwed edisi terbaru. Masih inget janji saya bulan Januari kemarin? Yak mumpung lagi ada kesempatan, kembali lagi waifuwed akan membahas waifu dari anime harem legendaris tahun 2010. Apa lagi kalau bukan Kami nomi zo Shiru Sekai.

Kami nomi zo Shiru Sekai (The World God Only Knows) memang menyimpan banyak potensial waifu. Namun karena jumlahnya begitu banyak pasti bisa menghabiskan setahun lebih untuk dibuat chain. Makanya harap maklum kalau waifu dari Kaminomi bakal random munculnya.

Untuk minggu ini kita akan membahas gadis yang ditaklukan Keima sejak season 1. Shiomiya Shiori adalah salah satu dari siswi yang bertugas sebagai pustakawan di sekolahnya. Keberadaan Shiori sudah cukup menyita perhatian saya karena keimutannya. Berkat dia pula, karakter Elsie yang menyukai pemadam kebakaran bisa berkembang. Lebih jelasnya mari kita simak poin poin waifunya berikut ini.

+ Nerd

Hampir bisa dipastikan seseorang yang menjadi pustakawan adalah orang yang hobi membaca. Shiori adalah salah satunya. Shiori sangat menyukai buku. Perpustakaan sekolah Maijima berukuran cukup besar sekelas perpustakaan. Namun Shiori mampu membaca semua buku dan menghafal letaknya secara luar biasa.

Keseharian yang dia habiskan di perpustakaan hanyalah fokus membaca buku. Untuk meminjam buku perputakaan kamu harus menunggu dia menyelesaikan beberapa buku sebelum dia sadar ternyata sudah ada orang di depannya. Walau dia gadis yang nerd bukan berarti dia waifu yang ngebosenin. Karena ini menjadi modalnya di poin berikut.

+ Banyak Ilmu

Menghafal semua buku perpustakaan yang jumlahnya begitu banyak membuat ilmunya otomatis terisi. Kemungkinan semua jenis genre dia baca, membuatnya tahu banyak hal. Hal ini membuatnya praktis menjadi waifu yang sangat berguna bagi calon suaminya kelak.

Hanya saja, dia jarang keluar. Bahkan untuk scene spotlight dia hampir habis semuanya di dalam perpustakaan. Sekilas ngebosenin tapi cukup praktis kalau ngedate selalu di perpustakaan. Ini tergantung referensi pribadi, kalau saya sih ok saja karena perpustakaan juga merupakan surga bagi saya.

+ Cute Overload

Walau dia melayani sebagai pustakawan, ternyata Shiori ini tidak terlalu tinggi. Tingginya sekitar 157cm dengan berat 41 cm membuatnya cukup mengeluarkan tenaga lebih seperti memindahkan tangga, menaiki serta menuruninya apabila hendak mengatur buku-bukunya. Untungnya Keima yang lebih tinggi bisa menolongnya. Adegan romantis tentunya bisa terjadi seperti yang ada di buku atau film, menambah nilai kewaifuan dari Shiori.

Tidak hanya itu, Shiori ketika pertama kali bertemu dengan Keima adalah seorang yang sulit bicara. Maksudnya bukan bisu atau gagu, namun dia malu untuk mengutarakan pikirannya. Karena inilah dia mengurung dirinya ke dunia buku dan jarang keluar dari perpus. Ketika dia berhasil ditarik perlahan oleh Keima untuk mengutarakan perasaannya, sifat imutnya keluar secara sempurna. Saya yang menontonnya sulit untuk menahan mimisan saat Shiori ngeblush begitu imutnya.

+ Accept you even you are weirdo

Well, ini bukan berarti dia tidak mempertanyakannya. Tapi ketika Keima ngetrap, memakai rok dan wig secara terus terang, Shiori bisa menerimanya. Memang tetap ada anggapan aneh darinya, namun dia adalah sosok wanita langka yang mau duduk disebelah trap. Barangkali jika kamu seorang yang aneh, jangan berputus asa karena masih ada waifu seperti Shiori yang bisa menerima kamu.

– Slow Respon

Shiori banyak menghabiskan waktunya untuk berpikir daripada bertindak. Ini membuat waifu yang satu ini rada kikuk. Dia boleh punya segudang pengetahuan namun responnya yang begitu lambat tentunya menguras kesabaran entah buat calon suaminya atau orang lain yang berkomunikasi dengannya. Untungnya teman perpusnya masih bisa menerimanya dan Keima masih sanggup menanggung beban ini.

– Kadang Ngerepotin

Gimana gamau repotin coba? Waifu yang satu ini jarang mau keluar perpustakaan, di otaknya cuma ada buku, responnya juga lambat pula. Alkisah, Keima pun jatuh sakit setelah memenangkan hati Shiori kedua kalinya (well yang ini salah dia juga sih karena pake rok seharian).

Shiori memang bukanlah gadis yang banyak maunya. Gabakal ngerepotin kamu untuk membelikan serta membawa belanjaannya. Yang kamu butuhkan adalah kesabaran dan sikap mau menjemput bola karena kamu harus mendatangi perpustakaan untuk melihatnya.

How can I forget to input this scene?

Sekian waifuwed minggu ini. Apakah Shiori merupakan waifu favoritmu? Jarang-jarang ada pustakawan yang kawaii seperti ini loh. Buat kamu yang gabut bisa contoh Shiori yang juga master soal karantina diri karena pernah mengunci dirinya di perpustakaan demi bukunya agar tidak dibuang. Shiori juga mengajarkan saya untuk tetap menulis dengan karyanya yang hetakuso tapi menyentuh.

Waifu are temporary, knowledge is eternal. Waifu + knowledge? Perfect.

She’s already angel before Minerva possess her.