[Virtual Journal] Umi & Shio

March 10, 2021 6:05 pm
[Virtual Journal] Umi & Shio

Halo semuanya kembali lagi bersama Virtual Journal edisi minggu ini. Khusus minggu ini Virtual Journal akan jeda sejenak dari rangkaian pemenang Virtual Journal Award. Soalnya, saya mendapat bahan segar untuk dapat segera diangkat dan saya memutuskannya untuk membawanya dalam Virtual Journal kali ini.

Minggu lalu, saya mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu vtuber bersama rekan-rekan media lainnya. Karena informasi yang telah didapatkan begitu berharga, tentu saja tidak akan saya sia-siakan begitu saja. Dan yang menjadi bintang dalam jurnal kali ialah, Umi & Shio.

Kepribadiannya yang unik dan sangat jarang ada membuat Umi & Shio begitu mencolok bagi orang yang baru mengenalnya. Tapi, tahukah kamu kalau ada cerita panjang dibalik perjalanan Umi & Shio? Berikut kisah panjang yang mendasari terbentuknya Umi & Shio.

Shankara, Tugas Untuk Mereka Yang Terkutuk

Video perkenalan mereka yang pertama, buat yang terupdate ada di video selanjutnya.

Seperti yang kita lihat dalam video perkenalannya, Umi & Shio adalah dua jiwa dalam satu tubuh. Karakternya terbagi antara Umi dan Shio. Masing-masing memiliki latar belakang dan ceritanya sendiri.

Mereka lahir sebagai saudara kembar pada 18 Juni. Shio lahir lebih dahulu sebagai kakak laki-laki dengan nama Arshio Mandala. Sedangkan Umi sebagai adik perempuan memiliki nama lengkap Seruni Santika.

Sayangnya nasib mereka tidaklah sama. Umi sering sakit-sakitan sejak kecil, bahkan penyakit itu mengancam nyawanya. Untuk menyelematkan adiknya, Shio mencari cara agar dapat mengatasi penyakit tersebut.

Dalam keputusasaannya, Shio mendapat jawaban yang selama ini ia cari. Nenek mereka menyarankan ritual terlarang agar bisa menyelamatkan nyawa Umi. Konsekuensinya adalah Shio harus mengorbankan separuh tubuhnya agar Umi dapat tetap hidup. Ritual itu berhasil dan membuat Umi dan Shio tinggal dalam satu tubuh.

Karena melawan hukum alam, mereka menjadi makhluk yang bukan manusia lagi. Umi juga diberikan halo di atas kepalanya sebagai pengigat kalau sebenarnya ia seharusnya sudah tidak ada lagi, sedangkan Shio harus memakai topeng di bagian setengah wajahnya dan tidak bisa melihat bagian itu lagi karena sudah mempersembahkan separuh tubuhnya kepada adiknya. Mereka juga dihukum menjalankan tugas sebagai Shankara. Tugasnya adalah untuk membahagiakan anak manusia sebanyak mungkin.

Shankara Ceremony, Redebut stream Umi & Shio pada 21 Februari 2021.

Two Person for Two Different Content

Untuk melaksanakan tugasnya sebagai Shankara, keduanya berbagi tugas. Jadi jangan heran kalau sewaktu-waktu kita bisa melihat Umi sendirian atau Shio dalam streamingnya. Untuk Shio, ia lebih fokus dalam bermain game. Game favoritnya adalah soal puzzle dan psyschological tetapi sekarang ia lebih fokus bermain Valorant. Shio juga sangat mahir dalam akting suara. Makanya kalian bisa lihat ada banyak video voice acting jauh sebelum mereka debut.

Sedangkan Umi lebih menyukai kegiatan bernyanyi. Umi percaya akan kemampuan menyanyinya sehingga tak jarang ia mengadakan live karaoke. Ia juga senang berbicara dengan viewernya melalui free talk. Selain bernyanyi, sosok yang menyukai BL ini juga masih memiliki kemampuan di bidang seni rupa yakni menggambar, hanya saja dirinya masih mengasah skillnya di bidang tersebut.

Contoh voice acting yang dilakukan Shio. Kalian bisa commish voice acting ke Umi & Shio juga loh!

Kelakuan mereka juga jelas berbeda. Shio lebih santuy dan ingin menghabiskan banyak waktu bermain game sambil bercita-cita menghasilkan banyak uang. Sementara Umi lebih ingin menjangkau banyak orang dengan suaranya, meski Shio juga berkeinginan yang sama. Gadis yang sangat menyukai makanan pedas ini juga berkeinginan untuk menjadi virtual singer yang dikenali banyak orang demi membahagiakan semua anak manusia.

Meski berbeda namun mereka saling melengkapi. Buktinya saja ketika Umi sering telat mikirnya, disitulah Shio akan berperan sebagai tsukkomi. Ditemani dengan peliharaan mereka yang imut, Pippi maka lengkap sudah kombinasi mereka (Menunggu neneknya debut jadi vtuber).

Umi & Shio juga memiliki persona tersembunyi yaitu Shimi, yang sering mengadakan live streaming tanpa diarsip karena mengungkap beberapa hal rahasia. Hmm… misterius ya, tetapi saya berhasil mendapat beberapa rahasia dari mereka yang tentu saja aman untuk dipublikasikan.

Leaked Secret From My Investigation

Jauh sebelum Re:debut Shankara Ceremony, keduanya sudah melakukan aktivitas vtubernya terlebih dahulu. Video terlama yang dipajang di channelnya memiliki keterangan tanggal 12 Mei 2020. Kala itu Umi dan Shio masih belum mendapat hukuman para dewa dan masih bebas berkeliaran sebagai vtuber indie.

Debut awal Shio dan Umi tercatat dimulai pada tanggal 17 Agustus 2020. Mereka bahkan terlibat dalam event VIRTUASPACE Desember lalu bersama vtuber indie Indonesia lainnya. Kini, mereka tergabung di bawah naungan Virtunix, sebuah circle berasal dari Kreatiformasi.

Kedepannya mereka bertekad untuk menjangkau lebih banyak orang. Mereka juga berencana untuk merilis lebih banyak cover song bahkan original song. Konten untuk japanese voice acting juga akan diperbanyak selagi mereka bisa mengeksplor lebih banyak emosi. Video animasi untuk lore mereka juga sedang dipersiapkan agar penonton barunya bisa lebih mengerti kisah mereka. Kalian bisa mempercepat prosesnya dengan berdonasi tentunya.

Saat ini keduanya sedang menyelenggarakan lomba fanart yang bisa kamu ikuti sampai tanggal 15 Maret. Info lebih detailnya bisa dilihat pada video di bawah berikut.

Umi & Shio bersama vtuber lainnya juga membuat salah satu teatrikal musikal virtual terepik yang pernah ada. Videonya bisa kamu tonton di link berikut.

Jika kamu tertarik untuk mengenal lebih jauh silahkan subscribe channel mereka dan ikuti media sosialnya untuk info terkini. Virtual Journal ends here, tetap terus dukung vtuber indie Indonesia!

Youtube: https://www.youtube.com/c/UmiShioCh

Twitter: https://twitter.com/umi_to_shio

Facebook: https://www.facebook.com/umi.to.shio15

Discord: https://discord.com/invite/CDNhRAD